Seberapa sering anda melamun dan membayangkan hal menyenangkan dan menyesalkan yang sudah terjadi.. mengapa kita tidak menikmati saat ini dan bergembira?? dalam hidup sehari-hari saya memilih untuk hidup berbahagia dan tidak mau menghabiskan hidup dengan memikirkan hal-hal yang tidak menyenangkan.. Memang ada hal yang tidak menyenangkan, tetapi saya tidak mau menghabiskan hidup hanya untuk berpikir hal-hal buruk.. Agar dapat melewati hidup ini dan menikmatinya..
Temukan hal yang membahagiakan anda.....

Minggu, 08 Januari 2012

File Interface Ethernet


FILE INTERFACE ETHERNET


          File  ini terdapat dalam  direktori /etc//etc/sysconfig/network-scripts. Di dalam direktori ini terdapat  beberapa  file  yang  mendukung  jalanya  sebuah  Ethernet  card.  Berikut  ini  salah satu yang terdapat dalam  direktori tersebut adalah ifcfg-eth0 yang berisi:
• Pengaturan IP Address secara tetap
DEVICE = eth0
BOOTPROTO = none
ONBOOT = yes
NETWORK = 192.168.0.0
NETMASK = 255.255.255.0

IPADDR  = 192.168.0.254
USERCTL = no

• Pengaturan IP Address secara DHCP
DEVICE = eth0
BOOTPROTO = dhcp
ONBOOT = yes





*      Berikut keterangan dari parameter-parameter diatas :

1.       BOOTPROTO = <protocol>, dimana <protocol> adalah salah satu nilai
     di bawah ini :
a)           none  : Tidak ada protocol boot-time yang digunakan
b)          bootp : Menggunakan protocol boot-time BOOTP
c)           dhcp   : Menggunakan protocol boot-time DHCP

2.  BROADCAST = <address>, di mana <address> merupakan alamat broadcast
3.  DEVICE =  <name>,  dimana  <name>  adalah  nama  peraltan  fisik  (bukan  peralatan dinamis.
4. DNS  (1,2) = <address>, dimana <address> adalah name server yang di  letakkan didalam file /etc/resolv.con f jika direktif PEERDNS di set menjadi yes.
5.  IPADDR = <address>, dimana <address> adalah IP Address yang di  gunakan   oleh Ethernet.
6.  NETMASK = <mask>, dimana <mask>  adalah nilai subnet mask.
7.  NETWORK = <address>, dimana <addr ess> adalah IP addres jaringan.
8.  ONBOOT = <answer>, dimana <answer> adalah salah satu nilai di bawah ini :
a)     yes : peralatan ini diaktifkan secara boot.
b)    no   : peralatan ini tidak diaktifkan pada saat boot.
9.  PEERDNS = <answer>, d imana <answer> salah satu nilai di bawah ini :
a)     Yes  :  memodifikasi  /etc/resolv.conf  jika  direktif  DNS  di  set.  Jika  anda menggunakan dhcp, maka yes merupakan default.
b)    No  : tidak memodifikasi /etc/resolv.conf
10. SRCADDR = <address>, dimana <address> adalah  source  IP  Address  yang  telah ditentukan oleh paket-paket keluar.
11. USERCTL = <answer>, d imana <answer> adalah salah satu nilai berikut :
a)     yes : user non-root diijinkan mengatur peralatan ini.
b)    no   : user non-root tidak  diijinkan mengatur p eralatan ini.








Scripts pengatur kendali interface
       Scripts-scripts  ini  menonaktifkan  dan  mengaktifkan  interface  system.  Terdapat  dua scripts  kendali  interface  dalam  system  :
/sbin/ifdown dan /sbin/ifup yang  memanggil
yang meman ggil scripts kendali lain di dalam direktori
/etc/sysconfig/network-scripts.
Berikut scripts-scripts kendali interface yang digu nakan :
1)      ifup-aliases.
          Mengkonfigurasi  ip  alias  dari  file  konfigurasi  interface  pada  saat
          lebih dari satu IP address diasosiasikan dengan satu interface.
2)    ifdown-cipcb dan ifup-cipcb
          Dibuat  untuk  memutuskan  atau  menyambungkan koneksi Cripto IP Encapsulation (CIPE).
3)    ifdown-ipv6 dan ifup-ipv6.
Mengandung  fungsi yang berhubungan  dengan  ipv6 yang  menggunakan  variable  lingkungan untuk membuat file  konfigurasi interface dan /etc/sysconfig/netwo rk-scripts.
4)    ifup-ipx.
          Digunakan untuk menghubungkan suatu interface IPX.
5)    ifup-plip.
          Digunakan untuk menghubungkan suatu interface PLIP
6)    ifup-plusb.
          Digunakan untuk menghubungkan suatu interface USB.
7)    ifdown-post dan ifup-post.
          Mengandung perintah-perintah yang  dieksekusi setelah suatu interface dikoneksi atau diputuskan.
8)    ifdown-ppp dan ifup-ppp.
          Digunakan  untuk  menghubungkan  taua  memutuskan suatu interface PPP.
9)    fup-routes.
          Menambah  route-route statis ke peralatan pada saat interface aktif
10) ifdown-sit dan ifup-sit.
          Mengandun g  fungsi-fungsi  yang  mengaktifkan  atau mematikan tunnel IPv6 dalalm suatu koneksi IPv4
11)  ifdown-sl dan ifup-sl.
          Digunakan  untuk  mengaktifkan  atau  mematikan  in terface SLIP.


       Perlu  diwaspadai  bahwa  penghapusan  atau  peru bahan  suatu  scripts  di  dalam  direktori /etc/sysconf ig/network-scripts dapat  menyebabkan  interface  bekerja  secara  aneh  atau gagal  sama  sekali.  Anda  ju ga  dapat  menggunakan scripts /etc/init.d/network untuk mengaktifkan dan  mematikan  interface  jarin gan  yang  di  konfigurasikan.  Contohnya
adalah sebagai berikut :
*Aktifkan jaringan
#/etc/init.d/network  start
*Melihat konfigurasi komputer
#ifconfig
*Mensetting IP address
#ifconfig  eth0 ip netmask subnet
*Membuat gateway
# route add default gw ip
*Mengetes IP
#ping ip Stop jaringannya
#/etc/init.d/network  stop
*Restart Jaringan
#/etc/init.d/network  restart
*Melihat gateway
# route
*Maksud dari perintah-peribntah yang digunakan:

Perintah Dasar  Maksud dari Perintah
       ifconfig  Untuk mengetahui IP Address dalam Lan Card atau bias
juga dapat di pakai sebagai penginputan IP Address dalam Lan Card route   Untuk dapat mengetahui IP Adress yang di pakai sebagai







       Gateway atau bias juga dipakai sebagai penginputan  IP Address yang digunakan sebagai gateway. Arp Menampilkan komputer-komputer  yang terkoneksi dengan PC anda Ping  Untuk mengetahui computer anda sudah terkoneksi secara baik atau belum /etc/init.d  Menjalankan, mematikan, atau melihat sebuah service cat Membaca sebuah file, Cd Masuk ke dalam sebuah direktori, Vi  Membuat atau mengedit sebuah file

Tidak ada komentar:

Posting Komentar