IPAaddress kelas B
Network ID
Network ID adalah bagian dari alamar IP yang mewakili jaringan fisik dari host. Setiap
komputer dalam segment jaringan tertentu ak an memiliki ID jarin gan yang sama.
Network ID mempun yai ketentuan-ketentuan, yaitu :
1. Sebuah byte Net ID itu tidak boleh byte pertaman ya itu berupa : 00000000 atau
bernilai 0 (nol).
2. Sebuah byte Net ID itu tidak boleh byte pertaman ya itu berupa : 11111111 atau
bernilai 255.
3. Sebuah byte Net ID range byte pertamanya itu adalah : 1 sampai 223 kecuali angka
127.
Sebuah byte Net ID itu tidak boleh byte pertamanya itu berup a : 01111111 atau bernilai
127. Karena IP ini di jadikan sebagai loopback dari sebuah sistem protocol TC P/IP
Host ID
Host ID adalah bagian yang mewakili bagian individu dari alamat, bila komputer di
segment jaringan anda memiliki alamat, maka jaringan perlu tahu milik siapakah suatu
paket data tersebut. Berik ut ini adalah tabel kelas-kelas IP dan host yang didukungnya :
Tabel II.4 Internet Protocol Class
Class Jumlah Host Jangkauan Octet Pertama
B 16.536 128 –191
Host ID mempunyai ketentuan-ketentuan, yaitu :
1. Semua byte Host ID itu tidak boleh semua bytenya : 192.168.2.00000000. atau
bernilai 0 (nol).
2. Semua byte Host ID itu tidak boleh semua b ytenya : 11111111 atau bernilai 255.
Seperti yang disebutkan diatas bahwa IP adalah 32 bit. Nilai tersebut terbagi menjadi
empat bagian nomor delapan bit yan g disebut octet. Contoh alamat IP adalah
172.1168.240.66. Dengan menggunakan contoh diatas katakanlah bahwa administrator
mensetup jaringan dengan semua komputer memiliki bagian nilai yang sama :
172.168.xxx.xxx ini adalah network ID, sedangkan nomor pada xxx.xxx.240.66 adalah
host ID n ya.
IP Address
kelas B digunakan untuk jaringan yang berukuran sedang dan
besar.
IP Address
kelas B ini 2 (bit) bit pertama dari IP selalu di set dengan
1 0 (satau nol) sehingga bit terdepan dari
IP Address
selalu bernlai 128
sampai 191.
IP Address
kelas B dapat menampung lebih kurang 65000
Host.
Berikut
adalah karakteristik dari
IP Address
kelas B.
Karakteristik
IP Address
kelas B
Format : 10nnnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh
Bit Pertama : 10
Panjang NetID : 16
Panjang HostID : 16 bit
Byte Pertama : 128 – 191
Jumlah : 16.384 kelas B
Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah IP : 65.532
IP Address
pada setiap kelas B
Setiap jaringan selalu memerlukan subnet yang biasa disebut subnet mask. Subnet
merupakan bagian dari jaringan yang dimaksudkan untuk memecah network ID menjadi
beberapa bagian kecil. Tujuannya agar beban kerja jaringan tidak terlalu b erat. Subnet ini
terdiri dari angka 32 bit misalnya :: 11111111.11111111.11111111.00000000 atau
255.255.255.0. Pada subnet mask seluruh bit yang berhubungan dengan host ID diset
dengan angka 0.
Jadi gambaran kurang lebih seperti ini :
255
255 0 0
1 1 1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
128 64 32
16 8 4 2 1 128 64 32 16 8 4 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Subnet diatas menandakan 16 bit. Jadi setiap segment IP Address atau 1 byte IP Add ress
itu terdiri dari 8 bit, subnet diatas menunjukk an bahwa ia men ggunakan 2 segment
IPAddress atau 2 byte.
Untuk penghitungan konversin ya dari desimal ke biner adalah sebagai berikut :
Misal : 172. konevrsikan ke biner
172 / 2 = 86 / 2 = 43 / 2 = 21 / 2 = 10 / 2 = 5 / 2 = 2 / 2 = 1
0 0 1 1 0 1 0
Jadi dibalik hasil pembagian diatas, men ghasilkan : 127 = 10101100
Pembuktiannya :
127
1 0 1 0 1 1 0 0
128 64 32 16 8 4 2 1
(128x1) + (64x0) + (32x0) + (16x0) + (8x1) + (4x1) + (2x0) + (1x0) = 127
Penggunaan subnet mask sangat ditentukan dengan banyakn ya komputer atau host yang
digunak an pada sebuah jaringan.Setiap komputer disebuah jaringan biasanya ingin
mengirim data lan gsung ke komputer lainnya. Komputer pengirim harus memastikan
bahwa si penerima berada pada jarin gan yang sama atau diluar itu. Subnet mask
digunak an oleh protocol stack TCP/IP untukmenentukan bahwa host yang akan dicoba
dikomunukasikan berada dijaringan yang sama atau berada di diluar jaringan..
Berikut ini adalah table klasifikasi dari subnet mask :
Tabel II.5 Subnet Mask Class
Class Subnet Mask
B 255.255.0.0
Subnet mask digunak an untuk membedakan antara network ID dan host ID dan untuk
menunjukkan suatu host apakah berada pada jaringan local atau non local. Untuk jaringan
non local berarti harus mentransmisi data melalui sebuah router.
Penggunaan subnet mask san gat ditentukan oleh banyakn ya komputer atau host pada
sebuah jaringan. Salah satu standar dalam protokol jaringan yang di kembangk an oleh
ISO
(International Standard Organization
) adalah model referensi OSI (
Open System
Interconnection
) merupakan suatu sistem yang terbuka untuk berkomunikasi dengan
sistem-sistem yan g lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar