Seberapa sering anda melamun dan membayangkan hal menyenangkan dan menyesalkan yang sudah terjadi.. mengapa kita tidak menikmati saat ini dan bergembira?? dalam hidup sehari-hari saya memilih untuk hidup berbahagia dan tidak mau menghabiskan hidup dengan memikirkan hal-hal yang tidak menyenangkan.. Memang ada hal yang tidak menyenangkan, tetapi saya tidak mau menghabiskan hidup hanya untuk berpikir hal-hal buruk.. Agar dapat melewati hidup ini dan menikmatinya..
Temukan hal yang membahagiakan anda.....

Minggu, 08 Januari 2012

Sharing Data


SHARING DATA (SAMBA)


Samba merupakan implementasi  dari  protokol  SMB (Server Message Block) pada sistem UNIX.  Protokol  ini  digu-nakan  oleh  MS  Windows  NT  untuk  File  dan  Printing  Sharing Service.  Dengan  mengaktifkan samba  pada  mesin  Linux  kita maka  kita  dapat berbagi  file dan  printer  den gan  Windows  95/98  atau  Windows  NT.  Dengan  kata  lain,  dengan menjalankan  Samba,  maka  suatu  server  Linux  dapat  tampak  seperti  suatu  Windows  NT Server bagi mesin Windows lainnya.
Pada Linux kita dapat me-mounting direktori yang di-share pada Windows juga dapat mengakses secara langsung pada direktori tersebut. Sedangkan pada Windows, kita dapat melihat direktori yang di-share berupa icon yang terdapat dalam Network Neighborhood
File-file yang ter-install yang sering digunakan untuk mengkonfigurasi dan menjalankan samba antara lain :
# /usr/bin/smbd
Merupakan  daemon  yang  menyediakan  File  and  Printing  Sharing
Service  di  sistem  UNIX  untuk  SMB  Client  seperti  Windows  95/98  atau  Windows NT. Untuk menjalankan daemon ini :
#  /usr/bin/smbd  -D
/usr/bin/nmbd. Merupakan  daemon  yang  menyediakan  penamaan  NetBIOS  dan kemampuan browsing bagi SMB Client.
Untuk menjalankan daemon ini :
#  /usr/bin/nmbd  -D
/usr/bin/smbclient. Untuk mengakses direktori yang di-share di Windows dengan model
FTP. Untuk menggunakannya :
#  /usr/bin/smbclient
Saat  daemon-daemon  samba  dihidupkan,  daemon-daemon  tersebut  akan  membaca  file /etc/smb.conf  untuk  mendapatkan  berbagai  informasi  yang  diperlukan  untuk menghubungkan  jaringan  Windows  dengan  UNIX.  Informasi  tersebut  antara  lain, nama  workgroup,  password  file,  direktori  yang  di-share,  hak  akses.  Berikut  ini konfigurasi samba standar pada /etc/smb.conf :
[global]
#  workgroup  =  NT-Domain-Name  atau  Workgroup-Name
workgroup  =  PLANET
#  server  string  =  NT  Description  atau  deskripsi  server  samba server  string  =
Samba  Server
#  hanya    mengizinkan    network    192.168.0    dan    network    127    untuk  #  mengakses  server  samba hosts  allow  =  192.168.0.  127.
# samba  menggunakan  file  log  berbeda  untuk  tiap  mesin  yang  connect log  file  = /var/log/samba/log.%m
#  besar  file  log  maksimum, maksimum  max  log  size  =  50
#  security  level,  user  level  atau  share  level
#  User  level  mengakibatkan  proses  otentikasi  dilakukan  1  kali
#  direktori  yang  di  share  diakses  berdasarkan  priviledge  user.
#  Share  level  mengakibatkan  proses  otentikasi  berulang-ulang
#  direktori  yang  di  share  menentukan  sendiri  permission-nya
     security  =  user
#  enkripsikan  password  bila  terkoneksi  dengan  WIN9x/NT encrypt
     passwords  =  yes
#  file  password  yang  digunakan  untuk  proses  otentikasi
     smb  passwd  file  =  /etc/smbpasswd
#   sinkronisasikan    perubahan    UNIX    password    dengan   SAMBA
      password unix  password  sync  =  Yes
# bagian ini dibiarkan default socket
options = TCP_NODELAY    SO_RCVBUF=8192
SO_SNDBUF=8192 #  ====  Share  Definitions  ====
[homes] comment  =  Home  Directories
browseable  =  no
writable  =  yes
[doc]
comment  =  Linux  Documentation
path  =  /usr/doc
public  =  yes

writable  =  yes
printable  =  no
[source]
comment  =  Linux  Source
path  =  /home/ftp/pub
public  =  yes
[upload]
comment  =  Upload  file
path  =  /home/ftp/upload
public  =  no
writable  =  yes
browseable  =  yes
readonly  =  no
Keterangan singkat :
Comment  : merupakan deskripsi lebih lengkap dari sebuah share
Path  : menentukan direktori lokal yang di-share
Public  : bila ’yes’ berlaku seperti anonymous pada FTP
Perintah-perintah yan g digunakan:
Langkah-langkah :
# Mengaktifkan samba
/etc/init.d/smb  start
# Menshare data yang akan d share


vi   /etc/samba/smb.conf
tekan insert untuk mengedit, ketik nama f ile / direktori yang akan di share
Kemudian simpan setelah itu aktifkan samba d i GUI :
1.  Klik application – System setting – server setting
2.  Klik   smb kemudian klik save
# Restart samba
/etc/init.d/smb  restart
3.  Klik application – network server
4.  Klik kanan – windows network – browse folder
5.  Masukkan IP user lain


Tidak ada komentar:

Posting Komentar