Seberapa sering anda melamun dan membayangkan hal menyenangkan dan menyesalkan yang sudah terjadi.. mengapa kita tidak menikmati saat ini dan bergembira?? dalam hidup sehari-hari saya memilih untuk hidup berbahagia dan tidak mau menghabiskan hidup dengan memikirkan hal-hal yang tidak menyenangkan.. Memang ada hal yang tidak menyenangkan, tetapi saya tidak mau menghabiskan hidup hanya untuk berpikir hal-hal buruk.. Agar dapat melewati hidup ini dan menikmatinya..
Temukan hal yang membahagiakan anda.....

Minggu, 08 Januari 2012

Susunan Direktori LINUX


Susunan Direktori Linux


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumn ya, Di alam Linux, menggunakan  filesystem dimana directory akan tersusun ke dalam hirarkis tunggal.  Berbeda dengan  struktur  di windows  dimana  susunan  directory  ditentukan  dengan  kondisi  partisi  dan  harddisk. Bentuk  drive  di windows merupakan  rep resentasi dari  partisi  dimana  huruf  C  diberikan untuk  partisi  pertama  di  harddisk  pertama. DI  Linux  tidak  mengenal  konsep  drive.
Berbagai macam partisi dapat di mount kedalam direktori  yang  berada  di dalah  struktur direktori  linux .  Di  Windows,  untuk  menunjukkan  lokasi  sebuah  file,  kita  menuliskan seperti ini;
1| D:\Fold er\tempat\menyimpan\file.txt
DI lingkungan Linux, untuk menunjukkan sebuah lokasi file, berupa seperti berikut;
1| /Fold er/tempat/menyimpan/file.txt
Dari  kedua  perbedaan  diatas,  kita  dapat  mudah  melihat  perbedaan  penggunaan  slash  di Linux  versus backslashes di Windows.  Dan juga tidak adanya nama  drive  (C:,  D:, E:  dll).
Pada saat komputer booting,  'partisi root' ak an di mount di / dan seluruh file, direktori dan
device  akan  di mount  dibawah  /. Perlu juga diingat bahwa  penamaan  file dan direktori  di
Linux   adalah  case-sensitive,  yaitu  huruf  besar  dan  huruf  kecil  merupakan  karakter  yang
berbeda. /Folder/tempat/file.txt beda dengan /folder/Tempat/file.TXT
Struktur direktori Linux  mengikuti standart  “Filesystem Hierarchy Structure (FHS)” yang
di  pegang  oleh  Fr ee  Standart  Group  walaupun  kebanyakan  distribusi  memodifikasi standart tersebut.

/ (root)
Struktur  direktori  di  Linux  secara  umum  diawali  dengan  root  filesystem  “/”  dan  tentu juga  merupakan  root  atau  akar  dari  seluruh  direktori  global.  Partisi  dimana  di letakkan  / (root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.

/boot
Direktori boot tesimpan  file-file boot  loader diantaranya grub  atau lilo. Ker nel,  initrd dan system.map  juga  terletak  didalam  /boot.  Jika  system  yang  digun akan  menggunakan partisi  LVM  ataupun  partisi  dalam  jaringan.  Maka  ada  baiknya  dibuatkan  partisi  kecil tersendiri  untuk  meletakkan  /boot  di  harddisk  dengan  filesystem  konvensional.  /boot  ini umumnya sangat jarang  sekali berubah isinya,  kecuali  memang  kita sering  bermain-main dengan kernel.

/sys
Berisi  informasi yang berkaitan den gan kernel, device  dan firmware. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'system'.

/sbin
Berisi  file-file  biner  yang  esensinya  untuk  sistem  dan  mengendalikan  sistem.  File-file biner  atau  bisa  dian ggap  aplikasi  sistem  ini  jika  dioperasikan  secara  tidak  tepat  bisa berpotensi  merusak.  Untuk  memudahkan  mengingat,  direktori  ini  dianggap  kependekan dari  'super binary'.

/bin
Berisi  file-file  binari  atau  aplikasi  yang  lebih  umum  dan  dapat  digunak an  oleh  semua user. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'binary'.

/lib
Berisi  file-file  library  atau  pustaka  dari  semua  aplikasi  binari  yang  tersimpan  dalam direktori  /sbin  dan  /bin.  Di  direktori  ini  juga  tersimpan  berbagai  macamlibrari  yang digunak an  untuk  aplikasi  lain.  Konsep  penggun aan  librari  bersama  ini membuat  aplikasi di  linux  dapat mengh emat ukuran. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'library'.

/dev
Merupakan  pseudo  filesystem,  atau  directory  yang  isin ya  sebenarn ya  bukan  benar –benar berisi  file.  Isi  dari  /dev  ini  berkaitan  dengan  perangkat-peran gkat  yang  terdapat  pada system.  Misalkan  untuk  informasi  port  serial,  port  printer,  dapat  di  berlakukan  seperti membaca  file.  Misalkan  perangkat  serial  terletak  di  /dev/tty01,  kemudian  partisi  dalam harddisk di sebut sebagai /dev/sda7.  dan lain sebagainya.  Untuk memudahkan mengin gat, direktori ini dianggap kependekan dari 'device'.

/etc
Direktori  /etc  berisi  file-file  konfigurasi  sistem.  Mayoritas  aplikasi  dan  layanan konfigurasin ya  tersimpan  di  direktori  /etc  termasuk  diantaranya  /etc/hosts, /etc/resolv.conf  dan  lain  sebagainya.  Di  direktori  /etc/init.d  tersimpan  konfigurasi bagaimana sebuah  layan an dijalankan. Di  direkto ri /etc/rc*.d tersimpan konfigurasi untuk menentukan service  yang dijalankan untuk tiap-tiap sesi init.

/home
Semua direktori home dari pengguna tersimpan di direktori ini dengan nama user masing-masing  sebagai  pengelompokannya.  Untuk  beberapa  sistem  linux  yang  di  spesifikasikan untuk  server,  direktori  pengguna  masih  dikelompokkan  lagi  k edalam /home/users. Didalama  direktori  /home/nama-user tersimpan konfigurasi-konfigurasi yang spesifik terhadap user  tersebut. Oleh karena itu, berbeda  user, walaupun  berada di sistem  yang sama  bisa  mendapat  lingkungan dan  tampilan yan g  sama sekali berbeda.  Direktori /home merupakan  direktori  yang  paling  'dekat'  dengan  user.  Direktori  /home  ini  bisa  berisi  dari dokumen-dokumen  pekerjaan  user  hingga  file-file  hiburan  seperti  mp3  dan  film  juga termasuk  foto-foto  yang  dimiliki  oleh  user.  Oleh  karena  itu,  untuk  membatasi  agar  file- file  di  pengguna  tidak  mendesak  file-file  system,  sangat  umum  untuk  meletakkan direktori  /home  di  partisi  yang  terpisah.  Hal  ini  dapat  menahan  file-file  yan g  disimpan user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang gerak system.

/media
Merupakan  direktori  untuk  menyimpan  direktori-direktori  mount  point.  CD-R OM, DVD, flash  disk,  bahkan  flopp y  disk  juga  akan  termo unt  di  direktori  ini.  Pada  distro-distro modern,  sudah  memberikan  fasilitas  untuk  menampilkan  devicedevice  yang  dimount  ke depan  Desktop.  Sehingga pengguna  tidak perlu  susah dan repot  menuju ke /media  untuk dapat  mengakses  flash  disk-nya  tapi  cukup  lihat  ke  desktop-nya  d an masuk  ke  direktori yang  teerbuat  baru  di  sana.  Untuk  workstation  yang  terintegrasi dengan jaringan, pada umumnya untuk melakukan mounting storage network  juga diletakkan di /media. Dengan dikelompokkan  seperti  itu  maka  mudah  untuk  mengenali  bah wa  semua  yang  berada  di dalam /media merupakan media penyimpan.

/mnt
Pada  Linux  yang  masih umum  menggunak an kernel  2.4.x.  Untuk tempat  mengumpulkan mount  point  berada  di  /mnt.  Dikarenakan  pada  sistem  berbasis  kernel  2.6.x  sudah menggun akan  /media,  maka  /mnt  ini  umumnya  kosong.  /mnt  bisa  juga  dijadikan  mount point  pada  saat  system  rescue  atau  troublesho oting.  Untuk  memudahkan  mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'mount'.

/opt
Direktori  /opt  saat ini  jar ang  digunakan.  Beberapa paket  software  terpisah  menggun akan direktori  untuk  menyimpan  pak et  yan g  menuju k e  lokasi manapun. Untuk memudahkanmengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'optional'.

/usr
Sebuah  sub-hirarki  dari  root  filesistem  di  simpan  didalam  /usr.  Didalam  /usr  tersimpan aplikasi  dan  utiliti  yang  spesifik  dengan  user.  Jika  kita  melihat  kedalam  direktori  /usr maka  kita juga  akan  menemukan  direktori  yang  mirip  dengan  di /yaitu bin,  sbin  dan  lib. Hanya  saja,  aplikasi  dan  librari  yang  terletak  /usr  tidak  terlalu  kritikal  untuk  sistem. Untuk istilah mudahnya,  /usr merupakan  tempat dimana  user menginstall  aplikasi  sendiri yang  bukan  official  dari  distro.  Misalkan  menginstall  melalui  tar-ball,  atau  paket  yang dibuat  sendiri.  Jika  pengguna  termasuk  orang  yang  sering  menambah-nambah  aplikasi sendiri  diluar  bawaan   paket  yang  disediak an  untuk  distro  itu,  maka  direktori  /usr  sudah dipastikan  akan  cepat  sekali  membengkak.  Ada baiknya  untuk  sistem yang penggun anya seperti itu, /usr di berikan partisi sendiri. Untuk aplikasi yang bisa langsung dijalank an, sistem linux  akan  membaca  secara bersamaan  yang ada  di /bin dan di /usr/bin begitu juga untuk  /sbin  dan  /usr/sbin.  Untuk  memudahk an  mengingat,  direktori  ini  dianggap kependekan dari 'user'.

/usr/share
Merupakan  tempat  didalam  /usr  yang  digunakan  untuk  menyimpan  data-data  yang  bisa dibagikan  dan  tidak  terikat  dengan  platform.  Misalnya  seperti  wallpaper   yang  bisa  dan boleh digunakan oleh semua user akan diletakkan didalam /usr/share.  Lalu ada juga fonts, dan sound theme yan g berkaitan dengan tampilan.

/usr/doc
Merupakan  tempat  untuk  men yimpan  dokumentasi  dan  catatan  yang  berkaitan  dengan aplikasi.  Apabila  aplikasi  third-party  yang  digunak an  merupakan  aplikasi  yang dikembangkan  dengan  b aik,  maka  tentun ya  juga  menyediakan  file  dokumentasi  yang dapat dibaca di dalam /usr/doc.

/usr/src
Merupakan  tempat  untuk  menyimpan   source  code  dari  aplikasi  sistem.  Yang  paling umum  tersimpan  disini  adalah  source  code  dari  kernel  linux.  Source  code  ini  sangat bermanfaat untuk  melakukan  kompilasi  ulang  atau melakukan  optimasi  di  tingkat  kernel dengan dasar kernel sebelumnya.

/usr/include
Di  direktori  /usr/include  tersimpan  file-file  header  dari  compiler  C.  File  head er  ini mendefinisikan  struktur  dan  konstanta  yang  dibutuhkan  untuk  membangun  sebuah aplikasi  yang  standart.  Direktori  didalam  /usr/include  tersimpan  header  untuk  compiler C++.




/usr/X11R6
Menyimpan  sistem  X-Window  dan  hal-hal  yang  berkaitan  dengan  X-Window. Subdirectories  dibawah  /usr/X11R6 tersimpan binari X  itu  sendiri  dan  juga  dokumentasi, file header, config. icon. sounf, dan sebagainya  yang berkaitan dengan grafis.

/usr/local
DI  disini  tersimpan  aplikasi  yang  terinstall  dan  file  yang  yan g  digunakan  di  local machine.  Jika  komputer  yang  digunakan  merupakan  bagian  dari  sebuah  jaringan  besar, terus  direktori  /usr  lokasi  fisiknya  terletak  di  komputer  yang  berbeda  dan  dibagikan kedalam  jaringan  untuk  di  mount  kedalam  /usr.  Pada  jaringan  seperti  ini,  direktori /usr/local  akan  b erisi  barang-barang  yang  hendaknya  tidak  digunakan  di  ban yak  mesin dan  hanya  di  gunakan  di  local  machine  saja.  Karena  kebanyakan  komputer  tidak memanfaatkan  bentuk  jaringan  seperti  yang  disebutkan  tadi,  bukan  berarti  /usr/local menjadi  tidak  berguna.  Jika  kita  menemukan  aplikasi  yang  menarik  dan  secara  official tidak  tersedia  dan   bu kan  bagian  dari  distro  yang  digunakan,  hendaknya  kita menginstallnya  kedalam  /usr/local.  Sebagai  contoh,  jika  aplikasi  tambahan  yang  umum akan  tersimpan  ked alam  /usr/bin,  maka  aplikasi  tambahan  yang  sifatnya  lebih  custom hendakn ya  di  simpan  di  /usr/local/bin.  Den gan  cara  ini  maka  dapat  menghindarkan kebingun gan dalam jenis aplikasi yang tersedia dan menjaga sistem tetap bersih dan rapi.

/root
Merupakan  direktori  home-nya  superuser  (root).  Harap  jangan  bingung  dengan  direktori root (/). Walaupun cara men yebutnya sama, tapi sama sekali berfungsi sangat berbeda.

/var
Direktori  /var  merupak an  direktori  yang  isinya  sangat  dinamis.  Jika  digunakan  didalam server.  Sangat  dianjurkan  /var  ini  untuk  diletakkan  di  partisi  terpisahdikarenan  direktori /var  dapat membengkak  dengan  sangat cepat. Selain itu juga, dengan direktori /var dibuat partisinya  sendiri  atau  secara  fisik  ditentukan  lokasinya,  maka  dapat  mencegah  internal fragmentasi,  dan  proses  pencarian  file  tidak  terlalu  jauh,  han ya  seputar  cylinder  itu-itu saja. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'variative'
/var/log
Merupakan  direktori  untuk  menyimpan berbagai  macam  log  atau  catatan  yang berkaitan dengan  sistem.  Isi  dari  /var/log  ini  terus  terupd ate  selama  sistem  berjalan.  Oleh  karena itu,  /var/log  merupakan  alasan  dan  penyebab  utama  direktori  /var  dapat  membengkak dengan  gila-gilaan. Walaupun di linux  sendiri tersendiri tersedia aplikasi logrotate  untuk meredam  percepatan  pembengkakan  direktori  /var,  tapi  tetap  juga  jika  tidak  disiapkan ruang  tersendiri,  ukuran   log  ini  dapat  menghantam  ruang  kosong  di  sistem.  Direktori /var/log  ini  hendaknya  menjadi  tempat  pertama  kita  lari  apabila  di  sistem  terjadi keanehan.  System  log  linux  baik  kok,  keanehan  pun  akan  di  tuliskan  dengan  gambling kedalam  lo g.  Misalkan  pada  webserver,  /var/log/httpd/access.log  akan  mencatat  siapa
saja  yang  men gakses  web  yang  terpasang  dan  menuju  ke  mana.  Apabila  banyak  sekali yang mengunjungi web itu, maka file /var/log/httpd/access.log pun akan terupdate dengan kecepatan  luar  biasa  yang  susah  untuk  diikuti  oleh  pandangan  manusia  biasa.  Misalkan juga  /var/log/syslog,  disana  tersimpan  log  yang  berkaitan  dengan  system.  Misalkan  kita colokkan  flash  disk,  maka  dengan  mengamati  /var/log/syslog  kita  bisa  mengetahui
apakah sistem bisa mengenali  flashdisk  itu  dan melakukan  auto  mount,  atau memberikan pesan  yang lain.  Dari  /var/log/syslog  juga  misalnya  kita bisa melihat  apakan rule crontab yang  kita  buat  berjalan  sesuai  waktunya  atau  tidak.  Semakin  banyak  kejadian  baik  yang buruk atau yang baik terjadi di system, maka /v ar/log pun akan semakin membengkak.

/var/mail
Merupakan  direktori  untuk  menyimpan  email  masuk  dan  keluar.  Direktori  /var/mail  ini akan  sangat  ter asa  fungsinya  jika  kita  membuat  mail  server  menggunakan  postfix, sendmail  atau  qmail.  Sebenarnya  tanpa  menggunakan  mailserver  itu,  kita  juga  dapat mengirim  email,  hanya  saja  terbatas  hanya  dalam lingkup mesin kita dan user yang terdapat  didalamnya.  Apabila  mesin  yang  kita  gu nakan  han ya  kita sendiri  usernya,  tentu saja  tidak  seru,  maka  perlu  dibuatkan  mail  server  yang  sesungguhnya  agar  aktivitas kirim-mengirim  email  dapat  seheboh  dengan  mail.yahoo.com  ataupun  mail.ugm.ac.id. Direktori  /var/mail  merupakan  p enyebab  kedua  yang  membuat  direktori  /var  dapat membengkak  tidak  karuan.  Aktivitas  dan  lalulintas  saling  kirim  email  yang  tinggi, ditambah  lagi  dengan  attachment  yang  tidak  masuk  akal  ukurannya,  menyebabkan /var/mail  bertanggung jawab penuh atas  membengkakn ya  /var.  Dengan  di  berikannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar